BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Saturday, 10 March 2012

Angin Ribut Diredakan (MRK 4:35-41)

"Pada hari itu,waktu hari sudah petang,Yesus berkata kepada mereka:'Marilah kita bertolak ke seberang.'Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu,sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam.Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepadaNya: 'Guru,Engkau tidak peduli kalau kita binasa?' Ia pun bangun,menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: 'Diam! Tenanglah!' Lalu anginitu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.Lalu Ia berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu begitu takut?Mengapa kamu tidak percaya?' Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: 'Siapa gerangan orang ini,sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?'

Saudara-saudari faham tak apa yang dimaksudkan  dengan injil di atas?Nah! Klau tak faham,mari adik cite kan...


Ehem...,sebenarnya,kita juga seperti anak murid Yesus.Murid-murid-Nya beranggap Yesus itu tidak berpengetahuan dari segi pelayaran.Mereka hanya beranggap Dia seorang anak tukang kayu. Oleh sebab Yesus tidak diperlukan,maka Dia pun tidur di buritan di sebuah tilam.Sama seperti kita,kita selalu memikirkan bahawa kita lebih hebat daripada Tuhan.Setiap pagi,kita tidak 'membangunkan' Dia untuk menyertai kita sepanjang hari itu. Saudara-saudari,berdoalah selalu tak kira di jambankah,tengah memasakkah,naik bas- kah,berdoalah. Dan bila kita dilanda masalah,baru kita kelam kabut cari Yesus...Ingatlah saudari-saudari,kalau kita sudah sesat,baliklah ke pangkalan jalan di mana kalian tinggalkan Yesus,bertobatlah.




Seperti Yesus,kita haruslah membantu mereka yang bermasalah dengan sedaya upaya baru menasihati mereka. Kalau kita yang di dalam masalah,ulangilah ayat ini 'Diam! Tenanglah!' Memang berkesan untuk menghilangkan rasa gementar/takut/marah.



Lagi satu,kita selalu menanya siapa Yesus itu seperti anak murid-Nya selepas mereka dibantu oleh Dia.

Janganlah kita menjadi seperti mereka.



Sekian sahaja injil pada hari ini.Terima kasih kerana membaca blog ini.

0 comments: